"Lebih bagus lebih cepat," tegas Agus kala ditemui di Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Jakarta, Kamis (16/10/2014).
Menurut Agus, saat ini Indonesia mengalami defisit ganda atau twin deficit yaitu di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta transaksi berjalan. Penyebabnya adalah impor BBM yang tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, lanjut Agus, BI akan mencermati kebijakan pemerintahan baru pimpinan presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Dikabarkan, pemerintahan Jokowi akan menaikkan harga BBM sebesar Rp 3.000/liter pada November tahun ini.
"Yang tentu perlu diperhatikan itu apakah nanti di bulan November ini ada pemerintah yang baru akan menyesuaikan harga BBM atau nggak. Kalau bicara defisit, memang masih defisit. Tapi kita harapkan lebih baik," paparnya.
(hds/ang)











































