Krisis Listrik Hantui Jawa-Bali, Bos PLN: Keputusan Harus Cepat!

Krisis Listrik Hantui Jawa-Bali, Bos PLN: Keputusan Harus Cepat!

- detikFinance
Kamis, 23 Okt 2014 13:25 WIB
Krisis Listrik Hantui Jawa-Bali, Bos PLN: Keputusan Harus Cepat!
Foto: Dirut PLN Nur Pamudji
Jakarta - Krisis listrik mengancam wilayah Jawa-Bali pada 2018. Butuh langkah yang cepat dan tepat dari pemerintah untuk mengatasi masalah tersebut.

"Atasi masalah ancaman krisis listrik ini, segala proses harus lebih cepat, tepat, ada garansi, permudah perizinan. Termasuk proses PLN sendiri semua keputusan harus diambil dengan cepat, dan tidak boleh lama-lama," kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji kepada detikFinance, Kamis (23/10/2014).

Nur mengungkapkan, PLN sedang menyiapkan antisipasi molornya pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2 x 1.000 megawatt (MW) di Batang, Jawa Tengah. Antisipasinya, dengan membangun beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di beberapa daerah berkapasitas 2.000 MW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PLN tetap akan membangun PLTG-PLTG agar krisis yang disebut Pak Jarman akan terjadi pada 2018 bisa dihindari," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads