"Atasi masalah ancaman krisis listrik ini, segala proses harus lebih cepat, tepat, ada garansi, permudah perizinan. Termasuk proses PLN sendiri semua keputusan harus diambil dengan cepat, dan tidak boleh lama-lama," kata Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji kepada detikFinance, Kamis (23/10/2014).
Nur mengungkapkan, PLN sedang menyiapkan antisipasi molornya pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) 2 x 1.000 megawatt (MW) di Batang, Jawa Tengah. Antisipasinya, dengan membangun beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di beberapa daerah berkapasitas 2.000 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rrd/dnl)











































