"Bisa bangun 25.000 MW tambahan kapasitas listrik. Tentunya tidak semua harus dibangun PLN, ada sebagian dari IPP (swasta)," kata Nur Pamudji ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (30/10/2014).
Nur Pamudji mengungkapkan, target 25.000 MW tersebut sebenarnya juga ada di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Nur Pamudji belum bisa merinci berapa porsi PLN dan swasta untuk mencapai target tersebut. Dia meminta waktu 2 minggu untuk merumuskan.
"Dua minggu lagi saya sanggupi, PLN akan datang kembali ke sini (Kementerian ESDM) dengan planning yang sangat detil. Bagaimana bisa sampai 25.000 MW, opsi-opsi apa saja yang harus disiapkan, uangnya dari mana, dan lainnya," paparnya.
(rrd/hds)











































