Jokowi-JK Mau Bangun Pembangkit 25.000 MW, Bos PLN: Bisa!

Jokowi-JK Mau Bangun Pembangkit 25.000 MW, Bos PLN: Bisa!

- detikFinance
Kamis, 30 Okt 2014 14:14 WIB
Jokowi-JK Mau Bangun Pembangkit 25.000 MW, Bos PLN: Bisa!
Jakarta - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menargetkan pembangunan pembangkit listrik sebanyak 25.000 megawatt (MW) selama 5 tahun. Nur Pamudji, Direktur Utama PT PLN (Persero), menilai target tersebut bisa dicapai.

"Bisa bangun 25.000 MW tambahan kapasitas listrik. Tentunya tidak semua harus dibangun PLN, ada sebagian dari IPP (swasta)," kata Nur Pamudji ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (30/10/2014).

Nur Pamudji mengungkapkan, target 25.000 MW tersebut sebenarnya juga ada di dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya kebutuhan listrik kita memang 25.000 MW dalam lima tahun ke depan. Angka target tersebut sebenarnya bukan jatuh dari langit, coba lihat dari perencanaan PLN dalam RUPTL. Pada intinya kalau ekonomi kita ingin bangun, listrik harus ada dan ditingkatkan," jelasnya.

Namun, Nur Pamudji belum bisa merinci berapa porsi PLN dan swasta untuk mencapai target tersebut. Dia meminta waktu 2 minggu untuk merumuskan.

"Dua minggu lagi saya sanggupi, PLN akan datang kembali ke sini (Kementerian ESDM) dengan planning yang sangat detil. Bagaimana bisa sampai 25.000 MW, opsi-opsi apa saja yang harus disiapkan, uangnya dari mana, dan lainnya," paparnya.

(rrd/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads