"Pemerintah berencana membangun 35 ribu MW listrik," ungkap Menko Perekonomian Sofyan Djalil di kantornya, Jakarta, Jumat (31/10/2014).
Ini dilakukan untuk mengejar kebutuhan listrik di Indonesia. Sekarang kapasitas listrik yang terpasang baru mencapai 40 ribu MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketersediaan listrik, tambah Sofyan, menjadi salah satu daya tarik investor untuk menanamkan modal di sebuah negara. Karena untuk pembangunan pabrik, pasti membutuhkan sumber energi seperti listrik.
"Kalau listrik tersedia, maka akan lebih mudah mengundang investor," katanya.
Sofyan mengakui pembangunan pembangkit listrik tidaklah mudah. Hal pertama yang harus diperbaiki adalah perizinan.
"Jadi perizinan di-streamline, terus bagaimana deal dengan PLN. Kan untuk deal dengan PLN saja sekarang butuh 2 tahun," kata Sofyan.
(mkl/hds)











































