Bos Pertamina: Kami Tidak Nyaman Dituduh Bagian dari Mafia Migas

Bos Pertamina: Kami Tidak Nyaman Dituduh Bagian dari Mafia Migas

- detikFinance
Senin, 03 Nov 2014 14:23 WIB
Bos Pertamina: Kami Tidak Nyaman Dituduh Bagian dari Mafia Migas
Jakarta - PT Pertamina (Persero) mengakui, selama ini sering dituding sebagai bagian dari mafia minyak dan gas bumi. Ada dua penyebab utama tudingan tersebut akrab di telinga masyarakat.

"Situasi di Pertamina dan nasional kita sama-sama tahu, dulu waktu saya masuk di Pertamina produksi migas mencapai 1,6 juta barel per hari (bph). Sementara konsumsinya hanya 800.000 bph, sekarang keadaannya terbalik. Produksinya 800.000 bph, sementara konsumsinya per hari ini 1,6 juta barel," kata Plt Direktur Utama Pertamina Muhamad Husen di depan para pegawainya, di Kantor Pusat Pertamina, Senin (3/11/2014).

Tidak hanya itu, ia mengungkapkan, kapasitas tangki timbun BBM dan depot BBM saat ini tidak sampai setengah dari kebutuhan BBM nasional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah 10 tahun lebih kita tidak membangun tangki timbun dan depot BBM. Kapasitas kita juga nggak sampai setengah dari kebutuhan BBM nasional," katanya.

Husen mengungkapkan, akibat kedua hal tersebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang mengimpor minyak dalam jumlah besar.

"Dari akibat dua hal itu, saya dan kita semua nggak nyaman dituduh menjadi bagian dari mafia migas. Saya sudah mulai dua pekan ini bicara terbuka pada media masalah di Pertamina, apalagi Presiden juga meminta dukungan BUMN khususnya Pertamina untuk bersama-sama membangun Indonesia menjadi lebih maju lagi," tutup Husen.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads