Suryamin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), mengatakan bahwa kenaikan harga BBM bisa saja menambah jumlah penduduk miskin. Per Maret 2014, jumlah penduduk miskin di Indonesia tercatat 28,28 juta jiwa atau 11,25% dari total populasi.
Suryamin tidak menyebutkan potensi tambahan angka kemiskinan. Namun yang jelas, garis kemiskinan akan naik. Garis kemiskinan adalah batas minimum pengeluaran yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pokok makanan yang setara dengan 2.100 kilokalori per kapita per hari dan kebutuhan pokok bukan makanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suryamin menegaskan pemerintah perlu memberikan kompensasi kepada masyarakat miskin untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga BBM.
"Kalau pendapatan masyarakat ini diberikan kompensasi, kesejahteraan juga akan naik gitu. Tinggal kenaikannya melewati inflasi nggak. Misal inflasi 8%, penduduk di bawah garis kemiskinan dikompensasi 12%, maka akan keluar dari garis kemiskinan," jelasnya.
(drk/hds)











































