Sudirman Said: Copot Pejabat Rapor Merah dan Cari Solusi Krisis Listrik

Kinerja Menteri

Sudirman Said: Copot Pejabat Rapor Merah dan Cari Solusi Krisis Listrik

- detikFinance
Selasa, 04 Nov 2014 21:03 WIB
Sudirman Said: Copot Pejabat Rapor Merah dan Cari Solusi Krisis Listrik
Jakarta - Menteri ESDM Sudirman Said hari ini membuat heboh dunia perminyakan nasional. Karena berani mencopot pejabat yang dinilai menjadi sumbatan kinerja Kementerian ESDM.

"Hari ini saya menandatangani SK (surat keputusan) mengangkat Plt Dirjen Migas Naryanto Wagimin menggantikan Edy Hermantoro," kata Sudirman di kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Alasan pencopotan tersebut, karena Ditjen Migas mendapatkan nilai merah berdasarkan laporan dari Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya sebenarnya tidak ingin menghakimi di kalangan pers. Cuma ini berdasarkan laporan UKP4 yang memberikan rapor merah terhadap kinerja Ditjen Migas," jelas Sudirman.

Sebelum mengumumkan pergantian pejabat di Kementerian ESDM, pagi-pagi Sudirman sudah rapat di Kantor SKK Migas Wisma Mulia, Jalan Gatot Subroto untuk membahas calon-calon Kepala SKK Migas yang saat ini masih dijabat Plt Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko.

"Surat sudah saya sampaikan ke Komite Pengawas. Ada 5 calon yang harus di-review kembali oleh Komite Pengawas sebelum diajukan ke Presiden. Satu-dua minggu lagi selesai," ungkapnya.

Usai rapat dengan SKK Migas, dirinya langsung rapat kembali dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk mengikuti Rakornas Kabinet Kerja.

Menjelang siang hari, Sudirman lalu merapat ke Kantor Ditjen Ketenagalistrikan jalan Kuningan lantai 3, untuk mengadakan rapat internal terkait penyelesaian masalah dan langkah-langkah yang akan dilakukan di Kementerian ESDM.

Sudirman mengumpulkan seluruh pejabat Eselon I dan II di Kementerian ESDM mulai dari Dirjen Listrik Jarman, Dirjen EBTKE Rida Mulyana, Dirjen Mineral dan Batu Bara R Sukhyar, Plt Kepala SKK Migas Johanes Widjonarko, Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Someng, Sekjen Dewan Energi Nasional Hadi Poernomo, dan banyak lagi.

Usai mengadakan rapat dengan jajaran Kementerian ESDM, ia langsung naik ke lantai 4 Kantor Ditjen Ketenagalistrikan untuk melanjutkan rapat tertutup dengan jajaran Direksi PT PLN (Persero).

Kali ini rapat membahas kondisi listrik di Indonesia dan ancaman krisis listrik yang akan melanda beberapa tahun lagi.

"Kondisi sektor listrik kita belum ada yang baru. Tadi kita rapat dengan PLN dan Ditjen Listrik, keduanya memberikan paparan tentang situasi kita saat ini," ujar Sudirman usai rapat dengan PLN.

Sudirman mengatakan, apabila kondisi sektor listrik Indonesia tidak segera dibenahi maka dalam beberapa tahun lagi akan terjadi krisis listrik.

"Kalau tidak ada manage maka dalam beberapa tahun ke depan kita akan krisis listrik, dan sudah pernah di-declare oleh Dirjen Listrik Pak Jarman," ungkapnya.

Usai rapat dengan PLN, ia kembali melanjutkan pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres sore hari, untuk membahas masalah yang sama yakni kondisi kelistrikan nasional.

"Bertemu Wapres, menerima arahan. Minggu depan ada usulan solusi masalah listrik," ujar Sudirman.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads