"Kami laporkan kesiapan ketersediaan BBM subsidi dalam stok aman dan cukup," kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya ditemui di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Hanung mengakui, ada peningkatan konsumsi BBM khususnya premium, yang meningkat 12% karena ada isu kenaikan harga BBM subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanung menambahkan, stok premium hari ini dalam keadaan cukup 16 hari dan solar 19 hari, jadi tidak perlu ada kekhawatiran BBM habis.
"Setiap hari stok selalu ditambah baik dari kilang minyak kita maupun dari impor," tutupnya.
(rrd/dnl)











































