"Sebetulnya melihat kondisi kelistrikan di sana. Terus juga melihat operasi Inalum (BUMN alumunium)," kata Rini kala ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Inalum, lanjut Rini, memperoleh listrik dari pembangkit tenaga air di Danau Toba. Ini membuat biaya produksi listrik di perusahaan ini lebih murah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rini menilai hal ini bisa dimanfaatkan untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara, khususnya Medan. Caranya adalah mengalirkan listrik dari Inalum ke masyarakat.
"Jadi ada permintaan dari PLN. Listriknya buat kita, produksinya diturunkan saja. Inalum produksinya lebih sedikit saja, kita lebih penting listriknya buat masyarakat Sumatera Utara," paparnya.
Oleh karena itu, tambah Rini, akan disusun skema bagaimana PLN bisa memperoleh sebagian pasokan listrik dari Inalum untuk kemudian dialirkan kepada masyarakat.
"Tadi saya minta lagi tim untuk membahas, kalau setengah-setengah bagaimana. Tapi lagi dibahas dulu, dihitung," katanya.
Rini prihatin karena saat ini pemadaman listrik masih kerap terjadi di daerah tersebut. "Kasihan industri harus terus berjalan karena untuk Sumatera Utara kan penting bahwa industri harus semakin dibangun," ucapnya.
(hds/hen)











































