Lalu berapa harga yang tepat untuk premium dan solar?
Sejumlah instansi seperti Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Kementerian ESDM, BPH Migas, sampai PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sudah melakukan kajian seputar kenaikan harga BBM bersubsidi. Masing-masing membuat berbagai skenario besaran kenaikan harga dan dampaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kenaikan Rp 1.000/liter
|
|
Sedangkan inflasi terdorong sebesar 1%-1,5% dari posisi sekarang yang sebesar 5,3%.
2. Kenaikan Rp 2.000/liter
|
|
Dengan kenaikan harga BBM sebesar Rp 2.000/liter, diperkirakan inflasi pada akhir 2014 akan mencapai 7-7,5%. Inflasi dalam kisaran ini sepertinya belum membuat BI menaikkan suku bunga acuan.
3. Kenaikan Rp 3.000/liter
|
|
BI memperkirakan akan ada lonjakan inflasi di akhir tahun ini mencapai 9% jika kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi direalisasikan. Angka ini jauh melebihi asumsi inflasi BI di angka 3,5-5,5%.
4. Kenaikan Rp 4.000/liter
|
|
Namun dampak penghematannya akan signifikan. Pemerintah bisa menghemat anggaran di kisaran Rp 170-200 triliun.
Halaman 2 dari 5











































