Cerita Sudirman Said: RI Cari Minyak ke Angola Hingga Iran

Cerita Sudirman Said: RI Cari Minyak ke Angola Hingga Iran

- detikFinance
Jumat, 07 Nov 2014 13:31 WIB
Cerita Sudirman Said: RI Cari Minyak ke Angola Hingga Iran
Jakarta - Pemerintah saat ini tidak terlalu berharap banyak kepada produksi minyak nasional yang terus turun. Penurunannya mencapai 13% per tahun. Pemerintah berburu dan membeli minyak murah dari negara lain.

"Kita terus upayakan mencari sumber alternatif pasokan minyak mentah buat Indonesia. Karena bagaimana pun dalam waktu dekat untuk meningkatkan lifting (produksi minyak), sesuatu yang sangat menantang. Saya realistis dalam waktu dekat tidak mungkin lifting minyak dapat meningkat," ujar Menteri ESDM Sudirman Said, ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan 18, Jakarta, Jumat (7/11/2014).

Sudirman mengungkapkan, karena selisih antara produksi dengan konsumsi BBM yang sangat besar, tentunya pemerintah harus segera mencari cara, agar minyak mentah dari negara lain seperti Angola (Sonangol EP) dan Iran bisa segera terealisasi secepatnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menutupi gap produksi minyak mentah ini dari mana? Kita tidak ingin ada ketergantungan dari sumber-sumber tertentu juga (impor BBM), makanya kita sudah teken kerjasama dengan Sonangol. Tapi karena ini baru kerjasama tidak mungkin minyak mentahnya bisa langsung dikirim, ini yang kita sedang usahakan bagaimana bisa terealisasi secepatnya," ungkapnya.

Sudirman menambahkan, tidak hanya dari Angola, pemerintah juga menjajaki dengan Iran yang sudah menyatakan minatnya sejak lama, untuk memasok minyak mentah ke Indonesia.

"Kemarin datang juga Duta Besar Iran untuk Indonesia, mereka ingin memperbaharui perjanjian yang pernah diteken. Menyatakan siap untuk memasok crude (minyak mentah) dan kelanjutan pembangunan kilang minyaknya di Indonesia," katanya.

"Iran memiliki kapasitas (produksi) yang sangat besar, cadangan minyaknya juga besar, jadi sangat masuk akal kalau dijajaki lebih serius lagi. Mereka mau undang saya ke Iran. Kerjasama semacam ini akan terus kita upayakan agar dapat pasokan alternatif, makin banyak pasokannya negara makin sehat, karena produksi minyak kita tidak banyak kebutuhan BBM kita sangat banyak," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads