"Sebenarnya ide ini muncul dari pejabat eselon I. Tidak hanya di Ditjen Migas (Direktorat Jenderal Minyak dan Gas), tapi semua ditjen di Kementerian ESDM," kata Sudirman ditemui di Kantor Ditjen Migas, Jakarta, Selasa (11/11/2014).
Sudirman mengatakan, tujuan lelang jabatan eselon I di Kementerian ESDM ini agar pejabat yang terpilih benar-benar terbukti profesional dan berkomitmen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sudirman, lelang jabatan memberikan warna baru dalam pemilihan penyelenggara negara. Mereka yang terpilih dinilai lebih bertanggung jawab dan memiliki rasa memiliki terhadap jabatannya.
"Lelang jabatan itu bagusnya memberikan sense of responsibility. Orang bersedia ditempatkan di satu tempat, menyatakan kesanggupan, tapi juga bilang 'saya bisa melakukan ini jadi ada tanggung jawab. Lebih dari sekedar ditempatkan," jelasnya.
Sudirman meminta lelang jabatan bisa selesai akhir tahun ini, sehingga pada awal 2015 organisasi di Kementerian ESDM sudah lebih segar.
"Mekanismenya segera dikaji, Pak Sekjen dan tim akan mengkaji itu dan dalam 2 bulan harus selesai mekanismenya. Sebelum akhir tahun kita punya organisasi yang lebih segar," tuturnya.
Meski ada lelang jabatan, Sudirman menggarisbawahi bahwa bukan berarti pejabat di Kementerian ESDM akan diisi oleh orang luar. Dia menilai pegawai internal Kementerian ESDM juga banyak yang punya kemampuan dan pengalaman.
"Jangan diartikan lelang ini mengganti dari orang luar, nggak. Dari dalam banyak orang yang kompeten, dan itu merupakan andalan utama kita," ucap Sudirman.
(rrd/hds)











































