Harga BBM Naik, Ini Untungnya Buat Masyarakat Menengah-Bawah

Harga BBM Naik, Ini Untungnya Buat Masyarakat Menengah-Bawah

- detikFinance
Selasa, 11 Nov 2014 12:46 WIB
Harga BBM Naik, Ini Untungnya Buat Masyarakat Menengah-Bawah
Jakarta - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi adalah kebijakan strategis yang dinanti investor pasar modal. Namun tidak mudah untuk menerapkan kebijakan ini, karena pasti akan ada penolakan dari masyarakat.

Ketika harga BBM naik, tentu akan diikuti oleh kenaikan harga kebutuhan pokok. Tentunya daya beli masyarakat akan terganggu.

Lalu bagaimana caranya menjelaskan kepada masyarakat bahwa kenaikan harga BBM mau tidak mau harus dilakukan? Apa untungnya kenaikan harga BBM bagi masyarakat, terutama yang menengah-bawah?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Analis AAA Asset Management Akuntino mengatakan, untuk menjelaskan keuntungan dari kebijakan ini bisa dimulai dari subsidi BBM yang tidak tepat sasaran. Sebagian besar subsidi BBM yang nilainya ratusan triliun rupiah per tahun dinikmati oleh mereka yang mampu, yaitu pemilik kendaraan bermotor.

Kenaikan harga BBM, lanjut Akuntino, akan menciptakan penghematan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Penghematan ini bisa dipakai untuk sesuatu yang lebih produktif, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

"Masalahnya, sekarang subsidi BBM itu nggak tepat sasaran sehingga jadi konsumtif. Kalau dicabut dan dialihkan ke sektor yang lebih produktif, akan mempercepat pembangunan infrastruktur kita," kata Akuntino kepada detikFinance, Selasa (11/11/2014).

Sektor pendidikan dan kesehatan, tambah Akuntino, didorong untuk bisa melayani hak-hak masyarakat kelas menengah-bawah. Pendidikan atau kesehatan gratis bagi seluruh warga negara bisa terwujud.

"Kalau dana subsidi dipindah, pendidikan dan kesehatan gratis itu kan menguntungkan masyarakat yang kurang mampu. Sekarang kan hanya orang-orang mampu saja yang bisa sekolah dan dapat pelayanan kesehatan, sedangkan yang di daerah-daerah nggak," jelas dia.

Di bidang pasar modal, Akuntino menyebutkan, naiknya harga BBM akan mendorong sentimen positif di pasar. Pembangunan infrastruktur yang lebih baik akan menarik investor datang ke Indonesia.

"Kalau infrastrukturnya bagus kan investor jadi tertarik untuk ke sini," katanya.

(drk/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads