Rapat 1,5 Jam Menteri Susi-BPH Migas: Subsidi BBM Kapal Ikan Besar Dihapus

Rapat 1,5 Jam Menteri Susi-BPH Migas: Subsidi BBM Kapal Ikan Besar Dihapus

- detikFinance
Jumat, 14 Nov 2014 11:31 WIB
Rapat 1,5 Jam Menteri Susi-BPH Migas: Subsidi BBM Kapal Ikan Besar Dihapus
Jakarta - Pagi ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan rapat dengan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan gas (BPH Migas) Andy N. Someng. Rapat membahas soal pemangkasan subsidi BBM.

Usai rapat, Andy mengatakan, Susi akan menghapus subsidi BBM untuk kapal-kapal di atas 30 gross ton (GT). Alasannya, kapal-kapal di atas 30 GT dimiliki oleh pengusaha, bukan nelayan kecil. Pertemuan berlangsung pukul 09.00-10.30 WIB.

"Nah nanti yang 30 GT ke atas itu yang nanti mungkin dikurangi atau tidak sama sekali," kata Andy usai pertemuan di Gedung Mina Bahari I, kantor pusat KKP, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Andy, penggunaan BBM subsidi oleh kapal di atas 30 GT cukup besar, yaitu mencapai 70% dari total alokasi BBM subsidi nelayan tahun ini sebesar 1,8 juta kiloliter (kl). Saat ini jumlah kapal di atas 30 GT sebanyak 5.329 unit, di mana 1.240 unit adalah kapal eks asing.

"Penggunaan BBM subsidi bagi nelayan ini paling besar untuk kapal di atas 30 GT. Kalau perbandingannya itu 60-70% dari total alokasi," paparnya.

Namun untuk kapal di bawah 30 GT, pemerintah memastikan tetap akan memberikan jatah BBM subsidi. Sebagai tindak lanjut kontrol pendistribusian BBM subsidi agar tepat sasaran bagi nelayan, pemerintah telah merancang kartu nelayan khusus.

"Jadi kapal 30 GT ke bawah itulah yang akan kita berikan utamakan untuk pemberian BBM subsidi. Memang yang punya hak kapal di bawah 30 GT itu. Kartu nelayan untuk salah satu kontrol agar tepat sasaran," jelasnya.

(wij/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads