Menurutnya, potensi sumber energi listrik tenaga angin merupakan bagian dari potensi Maluku yang sangat besar. Sehingga harus dimanfaatkan dan dipercepat pembangunannya.
Said mengaku, setelah mendengar pemaparannya, orang nomor satu di kementerian BUMN tersebut kaget.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan, setelah ini Rini akan segera ke Maluku untuk melakukan kunjungan, termasuk melihat potensi pembangunan pembangkit tenaga angin di Maluku.
"Tadi Ibu menteri, saya akan secepatnya, saya akan berkunjung ke Maluku untuk melihat itu," kata Said.
Berdasarkan kajian Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) BMKG di Maluku dan Sulawesi, dari hasil kajian direkomendasikan 4 lokasi yang potensial untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga angin, yaitu di Tual, Naha, Saumlaki, dan Bandaneira.
Dari keempat lokasi tersebut, Tual merupakan lokasi yang paling berpotensi untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga angin.
(hen/dnl)











































