Pernyataan tegas Sudirman ini terkait peristiwa orang yang tak dikenal mengaku-ngaku sebagai saudaranya dari Brebes, saat di kantor Ditjen Mineral dan Batu Bara di Jalan Supomo, Pancoran, Jakarta. Sudirman memang merupakan putra daerah yang lahir di Brebes, Jawa Tengah, 16 April 1963.
"Pak Menteri minggu lalu sudah mengumpulkan sanak saudaranya di kampung halaman di Brebes. Pak menteri bilang mohon bantu saya, jaga saya, untuk tidak berinteraksi dengan urusan kantor," ujar Staf Khusus Menteri ESDM Nizar kepada detikFinance, di Kantor Kementerian ESDM, Jumat (14/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak mengungkapkan alasannya tidak mau keluarganya berinteraksi dengan urusan kantor karena di situlah celah-celah yang membuat orang 'kepeleset', jadi kalau ada urusan keluarga silakan datang ke rumah," ujarnya.
Ia menambahkan berdasarkan informasi dari staf humas yang ada di Ditjen Minerba, sudah dipastikan orang tersebut hanya mengaku-ngaku sebagai saudara dari Sudirman Said.
"Pas kami di jalan menuju Ditjen Minerba kami diinformasikan staf humas di sana, Pak ini ada tamu yang datang, katanya saudara Pak Menteri dari Brebes, katanya sudah dapat waktu untuk pertemuan one on one. Yang ditakutkan orang yang ngaku saudara ini ngomong ke Dirjen dan sebagainya memanfaatkan peluang, kan banyak praktik-praktik seperti itu," katanya.
Menurutnya, pernyataan tegas Sudirman saat bertemu orang yang tak dikenal tersebut karena bagian dari komitmen orang nomor satu di kementerian ESDM untuk memisahkan urusan keluarga dan pekerjaan.
"Makanya pas salaman dan nyebut nama dan asal daerahnya, bapak langsung tegas membuat pernyatan tadi," tutupnya.
Seperti diketahui Sudirman menyampaikan pernyataan tegas di depan sosok orang yang tak dikenal yang mengaku-ngaku sebagai saudaranya.
"Tidak ada saudara saya yang datang ke kantor, kalau saudara saya datang ke rumah bukan ke kantor," tegas Sudirman sambil menunjuk-nunjuk di kantor ditjen minerba.
(rrd/hen)











































