"Kalau untuk emas, tiap tahunnya rata-rata kita dapat sekitar 1 juta ounce," kata Senior Vice President Geoservice PT Freeport Indonesia, Wahyu Sunyoto saat ditemui di kantornya di Tembagapura, Timika, Papua, Jumat (14/11/2014).
Perlu diketahui, emas sebenarnya bukan komoditi utama dari Freeport Papua. Pasalnya, dari material yang ditambang, terdapat tiga jenis logam, yakni tembaga, emas dan perak. Tembaga memiliki jumlah terbesar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Freeport mengklaim, bahwa mereka memiliki tambang tembaga dan emas terbesar di dunia. "Kalau dilihat, kita mempunyai tambang terbesar di dunia," tutur Wahyu.
Sayangnya, dari sekian banyak material tambang yang dihasilkan PT Freeport, 60% langsung diekspor dalam keadaan masih berupa material mentah. Hanya 40% saja yang diproses menjadi logam mulia di smelter yang berada di Gresik.
Dalam seharinya, PT Freeport menambang 250 ribu ton ore material. โSaat ini, Freeport Papua mengaku memiliki cadangan tambang sebanyak 2,8 miliar ton yang diprediksi akan habis 50 tahun ke depan.
(kha/ang)











































