Sore ini, pemerintah akan mengumumkan pembentukan Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi. Faisal Basri, pengamat ekonomi Universitas Indonesia, disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk memimpin tim ini.
Kepada detikFinance, seorang staf hubungan masyarakat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan salah satu tugas Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi adalah soal pemberantasan mafia migas.
Staf yang enggan disebut namanya ini juga menyebutkan bahwa nantinya Faisal akan hadir dalam pengumuman. Meski dia tidak menyebutkan dalam kapasitas apa kehadiran Faisal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengumuman dijadwalkan berlangsung pada pukul 15.30 WIB. Namun sampai saat ini belum berlangsung.
"Tunggu pejabat-pejabat yang lain datang. Tunggu Pak Menteri (Sudirman Said, Menteri ESDM) juga," ujar dia.
Sebelumnya, Faisal enggan bicara banyak soal namanya yang digadang-gadang bakal memimpin Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi. Faisal menyebutkan dirinya saat ini tengah berada di Yogyakarta.
"Ini saya sedang di Yogyakarta bertemu teman-teman. Nanti sore kan ada konferensi pers, lihat dulu deh," katanya.
Menurut Faisal, isu seperti ini agak sensitif sehingga dia tidak ingin mengungkapkan sebelum ada pengumuman resmi. "Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan lah," ujarnya.
Kala ditanya soal kesiapannya jika memang ditunjuk menjadi ketua di tim tersebut, Faisal pun belum mau menyatakannya. "Lihat nanti saja ya, kalau sudah ada pengumuman," katanya.
(dna/hds)











































