"Kita jangan biarkan ibu yang hamil tua menahan kelahirannya sampai berbulan-bulan. Dalam tempo 3 jam nampak antrean, itu wajar," katanya kala ditemui di Balai Sudirman, Jakarta, Selasa (18/11/2014).
Menurut Andrinof, tidak sehat bagi Indonesia bila terus menjual BBM dengan harga murah. Pasalnya, negara-negara tetangga menjual dengan harga lebih mahal sehingga rawan penyelundupan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andrinof mengakui bahwa kenaikan harga BBM menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Namun pemerintah harus memutuskan yang terbaik.
"Memang ada pro-kontra. Tapi pemimpin harus memutuskan agar nanti berjalan dengan baik," katanya.
(hds/hen)











































