Harga BBM Naik, Negara Hemat Hingga Rp 140 Triliun Tahun Depan

Harga BBM Naik, Negara Hemat Hingga Rp 140 Triliun Tahun Depan

- detikFinance
Selasa, 18 Nov 2014 18:23 WIB
Harga BBM Naik, Negara Hemat Hingga Rp 140 Triliun Tahun Depan
Jakarta - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sebesar Rp 2.000 per liter mampu memberikan penghematan Rp 9,5 triliun kepada anggaran negara tahun ini. Kemudian sekitar Rp 110-140 triliun.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menuturkan penghematan Rp 9,5 triliun itu berdasarkan asumsi nilai tukar rupiah Rp 11.900/US$ dan Indonesian Crude Price (ICP) US$ 99 per barel.

"Saving-nya itu Rp 9,5 triliun. Untuk 1,5 bulan ke depan," ungkapnya di Gedung Djuanda, Kemenkeu, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk tahun depan masih belum dapat dipastikan. Meski rentang penghematannya pada kisaran Rp 110-140 triliun. Penghematan baru bisa dihitung setelah asumsi pada perubahan APBN 2015 disepakati. Terutama dari sisi nilai tukar rupiah dan ICP.

"Kita kan belum menyusun, jadi besaran saving persisnya setelah selesai dengan asumsi APBN perubahan 2015," sebutnya.

Namun perkiraan awal, ICP pada tahun depan diperkirakan di bawah US$ 100 per barel. Ini disimpulkan dari berbagai kemungkinan yang datang dari Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan.

Sedangkan nilai tukar rupiah diproyeksi sedikit konservatif pada kisaran Rp 11.900/US$. Walaupun diharapkan adanya sentimen positif dari pasar akibat kebijakan pemerintah setelah menaikkan harga BBM subsidi.

"Jadi perhitungan awal kita Rp 110-140 triliun," tukasnya.

(mkl/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads