Faisal Basri: Kenaikan Harga BBM Dampaknya Hanya 3 Bulan

Faisal Basri: Kenaikan Harga BBM Dampaknya Hanya 3 Bulan

- detikFinance
Rabu, 19 Nov 2014 09:12 WIB
Faisal Basri: Kenaikan Harga BBM Dampaknya Hanya 3 Bulan
Faisal Basri
Jakarta - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 2.000/liter yang mulai berlaku kemarin memang memberi tekanan terhadap perekonomian domestik. Namun, dampak negatif ini diperkirakan hanya bertahan selama 3 bulan.

"Kenaikan harga BBM ini memang akan membuat ekonomi kita agak terbata-bata. Namun itu tidak akan lama," kata Ketua Komite Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri kala ditemui detikFinance, Selasa (18/11/2014).

Faisal mencontohkan, dengan kenaikan harga BBM subsidi Rp 2.000 per liter, akan ada penyesuaian tarif angkutan umum seperti taksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini akan membuat masyarakat sedikit menjauh dari taksi. Tapi dalam proses adjusment-nya paling tidak hanya 3 bulan, setelah itu normal kembali," ucapnya.

Ia menambahkan, kalangan kelas menengah sendiri kemungkinan besar akan sedikit mengurangi pengeluaran sekunder dan tersier seperti makan malam di restoran atau nonton di bioskop.

"Artinya, omzet mal turun. Tapi itu 3 bulan saja, setelah itu dia cari obyekan, cari tambahan. Apalagi Januari upah atau gaji naik," katanya.

Ketika masa penyesuaian sudah berlalu, lanjut Faisal, aktivitas masyarakat akan kembali normal. "Orang tidak serta-merta akan mengorbankan kepentingannya, dia ingin mempertahankan gaya hidupnya. Kalau nonton ya tetap nonton, tidak tiba-tiba berhenti," tuturnya.

(rrd/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads