"Pemerintah akan mempromosikan pengalihan konsumsi BBM ke BBG. Ini dilakukan sebagai tindak lanjut kenaikan harga BBM," kata Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo ditemui usai rapat koordinasi di kantor Menko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/11/2014).
Indroyono mengatakan, pemerintah akan meminta PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) untuk segera menambah SPBG di berbagai wilayah. Langkah ini harus dilakukan agar konsumen bisa lebih mudah mendapatkan BBG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, harga BBG adalah Rp 3.100/liter setara Premium. Jauh lebih murah dibandingkan harga Premium yang kini dibanderol Rp 8.500/liter.
Indroyono menambahkan, pemerintah saat ini sedang memikirkan insentif bagi Pertamina, PGN, serta angkutan umum untuk merangsang pengembangan BBG.
"Nanti dicari kemudahan itu, nanti dicarikan insentif supaya orang mau pakai gas. Supaya badan usaha semangat bangun SPBG," sebutnya.
(rrd/hds)











































