Dengan nada penuh emosi, Sudirman mengingatkan kapada para perusahaan minyak dan gas (Migas) atau KKKS agar tak 'mengganggu' timnya di Kementerian ESDM, khususnya di SKK Migas. Sebelumnya SKK Migas dan Kementerian ESDM menjadi sorotan terkait kasus suap yang melibatkan perusahaan migas dan pejabat SKK Migas dan ESDM.
"Saya mohon bantu tim saya, SKK Migas, Kementerian ESDM, jangan ganggu tim saya, jangan. Kami di sini mau berbenah, menata kembali mengembalikan kepercayaan publik, jangan tambah beban kami lagi. Biarkan kami bekerja, jangan diganggu, biarkan kami bekerja jangan ganggu kami," tegas Sudirman dalam sambutannya di acara sertijab Kepala SKK Migas, Jumat (21/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon maaf saya agak emosional karena saya khawatir kalau ini terus dibiarkan ini (SKK Migas), negara ini bisa deadlock. Ini sektor yang penting bagi negara," katanya.
Dalam acara tersebut, dihadiri oleh perwakilan dan petinggi para KKKS antara lain Medco, PetroChina, Chevron. Beberapa diantara mereka antara lain Direktur Gas PT Pertamina sekarang Hary Karyuliarto, Direktur Pengusahaan PT PGN Jobi Triananda Hasjim, dan masih banyak perwakilan KKKS lainnya termasuk dari asing.
(hen/hds)










































