Harga Naik Rp 2.000, Konsumsi Bensin Premium Turun 6%

Harga Naik Rp 2.000, Konsumsi Bensin Premium Turun 6%

- detikFinance
Minggu, 23 Nov 2014 13:34 WIB
Harga Naik Rp 2.000, Konsumsi Bensin Premium Turun 6%
Jakarta - Konsumsi BBM subsidi khususnya jenis Premium mengalami penurunan rata-rata 6% per hari selama 6 hari terakhir. Penyebabnya kenaikan harga BBM hingga Rp 2.000 per liter sejak 18 November lalu.

"Konsumsi BBM subsidi khususnya premium dalam beberapa hari terakhir pasca kenaikan harga turun dari yang biasanya 82.000 kiloliter (KL) per hari, sekarang hanya 77.000 KL per hari (6%)," ujar Senior Vice President Fuel and Markeing Distribution PT Petamina Suhartoko, kepada detikFinance, Minggu (23/11/2014).

Suhartoko mengatakan, turunnya konsumsi BBM premium karena pembelian yang besar-besaran jelang beberapa jam kenaikan harga BBM. Sehingga stok BBM masyarakat di kendaraannya masih tersedia, hingga beberapa hari pasca harga BBM naik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, sebagian kecil masyarakat sudah mulai beralih menggunakan BBM non subsidi karena disparitas harga yang makin mengecil antara BBM non subsidi dengan subsidi.

"Turunnya konsumsi premium ini karena masyarakat banyak yang isi full-tank beberapa jam sebelum kenaikan harga diberlakukan pada 00.00 WIB Selasa kemarin, kedua ada juga masyarakat yang lebih memilih pakai BBM non subsidi terutama Pertamax dan Pertamax Plus karena harganya tidak terlalu jauh beda tapi kualitasnya jauh lebih bagus," ungkapnya.

Presiden Jokowi telah menaikkan harga BBM subsidi (Premium dan Solar) mulai Pukul 00.00 WIB, Selasa (18/11/2014), atau telah berlangsung 6 hari yang lalu. Harga bensin premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500/liter, sedangkan solar naik dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500/liter atau naik Rp 2.000/liter.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads