Mulai kemarin, SPBU Pertamina menurunkan harga BBM non subsidi seperti Pertamax 92 hingga Rp 9.950 per liter dari Rp 10.500/liter. Pihak PT Pertamina (Persero) mempunyai alasan memangkas harga Pertamax Cs di bawah Rp 10.000 atau mendekati harga BBM subsidi (Rp 8.500).
"Harga Pertamax harganya turun ini kan salah satunya karena harga minyak dunia yang memang turun," kata Senior Vice President Fuel Marketing and Distribution PT Pertamina Suhartoko kepada detikFinance, Minggu (23/11/2014).
Selain itu, menurut Suhartoko perseroan ingin mendorong konsumsi Pertamax terus meningkat. Harapannya konsumsi bensin premium berkurang, karena masyarakat beralih ke Pertamax. Dengan harga yang beda 'tipis' dengan bensin premium, Pertamax punya keunggulan dari sisi kualitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan meski harga Pertamax diturunkan hingga ke angka Rp 9.950 per liter, namun perseroan masih mendapatkan keuntungan. "Kita masih ada untungnya," ujarnya.
Suhartoko membantah bila penurunan harga tersebut sebagai bentuk 'perang harga' dengan SPBU lain seperti Shell dan Total.
(rrd/hen)










































