Ogan Ilir merupakan wilayah operasi PT Pertamina EP, Adera Field. Hari Minggu kemarin, ditangkap 6 orang pencuri minyak di wilayah ini.
Kemudian, disita juga barang bukti berupa kapal tongkang yang dimodifikasi yang diduga untuk menampung minyak hasil curian sera berbagai alat untuk melakukan illegal tapping lainnya. Kapal tersebut diperkirakan bisa memuat 5.000-8.000 liter minyak mentah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indikasinya sepertinya karena harga BBM naik, karena mereka ingin ambil keuntungan lebih," ujar Baron kepada detikFinance, Senin (24/11/2014).
Baron mengatakan,pasalnya angka pencurian minyak khususnya di Ogan Ilir Sumatera Selatan, seminggu terakhir naik cukup tinggi.
"Khusus di Ogan Ilir tahun ini saja sudah 29 kali kasus pencuarian, di mana sebagian besar terjadi pada November ini. Angka ini cukup tinggi mengingat Ogan Ilir jarang terjadi kasus pencurian minyak," ungkapnya.
Baron menambahkan, para pencuri minyak mentah melalui cara tapping (membolongi) pipa minyak milik Pertamina EP.
Ogan Ilir adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan. Ogan Ilir berada di jalur lintas timur Sumatera, dan pusat pemerintahannya terletak sekitar 35 km dari Palembang.
(dnl/hds)











































