Banyak yang Protes Jokowi Naikkan Harga BBM, Chatib Basri: Itu Tradisi

Banyak yang Protes Jokowi Naikkan Harga BBM, Chatib Basri: Itu Tradisi

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2014 14:40 WIB
Banyak yang Protes Jokowi Naikkan Harga BBM, Chatib Basri: Itu Tradisi
Jakarta - Kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi selalu kontroversial setiap kali direalisasikan. Entah kebijakan itu diputuskan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) atau pun dari presiden sebelumnya.

Chatib Basri, mantan Menteri Keuangan (Menkeu) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menilai, protes karena kenaikan harga BBM sudah biasa. Ia bahkan menyebut, penolakan kenaiakn harga BBM sudah jadi tradisi.

"Sudah biasa, karena bagian dari tradisi," ujarnya di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (25/11/2014)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penolakan tidak hanya terjadi dari kalangan aktivis dan organisasi masa. Akan tetapi, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berencana menggunakan hak interpelasi.

"Iya nggak apa-apa, sudah benar itu, naikkan harga BBM," sebutnya.

Menurut Chatib, kenaikan harga BBM subsidi memang harus dilakukan. Karena dari sisi anggaran subsidi yang dialokasikan sudah tidak tepat sasaran.

"Yang nikmati (BBM Subsidi) adalah kalangan kelas menengah atas. Kalau mau support (dukung) yang miskin, kasih anggaran yang dalam bentuk memang tepat seperti cash transfer dan hal-hal kayak begitu. Yang dilakukan sudah betul. Ngapain uangnya dibakar," paparnya.

(mkl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads