Chatib Basri: Kenaikan Harga BBM Bisa Mengurangi Kemiskinan

Chatib Basri: Kenaikan Harga BBM Bisa Mengurangi Kemiskinan

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2014 15:35 WIB
Chatib Basri: Kenaikan Harga BBM Bisa Mengurangi Kemiskinan
Jakarta - Menteri Keuangan era Kabinet Indonesia Bersatu II Chatib Basri meyakini kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi adalah kebijakan yang mampu mengurangi kemiskinan. Kok bisa?

"Naikkan harga BBM, kurangi kemiskinan dan atasi koefisien gini," ujarnya di Hotel The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Selasa (25/11/2014).

Menurut Chatib, BBM bersubsidi sebagian besar dinikmati para pemilik kendaraan bermotor yang notabene adalah mereka yang mampu. Sementara orang miskin, sedikit mendapat manfaat dari subsidi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau orang kaya dicabut subsidinya dan dipindahkan ke orang miskin, ketimpangannya justru turun," imbuhnya.

Kedua kelompok ini, tambah Chatib, membutuhkan infrastruktur. Namun orang kaya bisa memenuhi infrastruktur sendiri. Berbeda dengan orang miskin dan menengah yang bergantung kepada infrastruktur publik.

"Misalnya, perusahaan kaya bisa membeli genset sendiri. Kalau orang miskin, hanya tergantung dari infrastruktur publik. Hanya bisa jalan kalau dibangun. Nah uangnya dari pemotongan anggaran subsidi BBM," paparnya.

Dengan kenaikan harga BBM sebesar Rp 2.000/liter, Chatib menyebutkan penghematan yang dihasilkan sekitar Rp 110-140 triliun. Pemerintah bisa membangun infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan lainnya dengan dana sebesar ini.

"Bagus untuk pembangunan jalan dan pelabuhan," sebut Chatib.

Pembangunan infrastruktur, lanjut Chatib, akan 'memancing' masuknya investasi. "Kalau jalanannya, pelabuhannya, lebih bagus, orang akan investasi ke sini. Orang mau investasi, berarti lapangan kerjanya lebih baik, dan kemiskinannya bisa turun. Sudah benar itu," jelasnya.

(mkl/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads