Tiba di lokasi pukul 13.30 WIB, Hanung menggunakan seragam Pertamina langsung menyapa sejumlah nelayan yang hadir di sana. Hanung tiba dengan mobil Nissan Serena hitam.
"Bagaimana tangkapan ikannya bagus tidak? Dapat BBM-nya gampang tidak? Sekarang biar gampang dapat BBM-nya, ada kartu khusus, nanti ada kuotanya," jelas Hanung di tempat pelelangan itu, Selasa (25/11/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menjelaskan soal kartu, Hanung memeragakan cara pemakaian kartu tersebut.
"Nih, kartunya kita gesek, lalu kuota BBM kita otomatis berkurang, lalu struk keluar, dan BBM diisi," jelas Hanung sambil memeragakan pengisian BBM subsidi itu.
Lokasi kunjungan ini adalah di Solar Packed Dealer untuk Nelayan (SPDN) 39.141.17 di Cilincing. Nanti lewat kartu tersebut, setiap transaksi BBM subsidi dapat dipantau secara langsung melalui server KKP, SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah, Suku Dinas Perikanan dan Kelautan), Pertamina, dan juga BRI.
Hanung melanjutkan, setelah dibagikan di SPDN Cilincing, Kartu BBM Nelayan juga akan dibagikan kepada nelayan di daerah lain.
"Sampai dengan akhir tahun, kami targetkan Fuel Card sudah bisa diterapkan di Tegal, Jawa Tengah, dan Lamongan, Jawa Timur. Sampai dengan akhir tahun, sekitar 2.400k apal kami targetkan sudah dilengkapi dengan Kartu BBM Nelayan," tutup Hanung.
Kunjungan berlangsung selama 45 menit. Pukul 14.15 WIB, Hanung dan rombongan pulang.
(rrd/dnl)











































