Harga Pertamax RI Lebih Mahal dari Malaysia, Ini Penjelasan Pertamina

Harga Pertamax RI Lebih Mahal dari Malaysia, Ini Penjelasan Pertamina

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2014 17:55 WIB
Harga Pertamax RI Lebih Mahal dari Malaysia, Ini Penjelasan Pertamina
Jakarta - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Indonesia berkisar antara Rp 9.950-Rp 11.000 lebih per liter. Sementara harga BBM dengan Research Octane Number (RON) 95 di Malaysia adalah 2,3 ringgit atau setara Rp 8.530 per liter.

"Jangan membandingkan kita dengan Malaysia soal harga BBM. Di sana wilayahnya tidak seperti di Indonesia yang sangat luas," tegas Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir ditemui di Tempat Pelelangan Ikan, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (25/11/2014).

Di Malaysia, lanjut Ali, distribusi BBM bisa dilakukan hanya dengan angkutan darat. Sementara di Indonesia, harus dengan berbagai moda transportasi dan melalui medan yang kadang tidak mudah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di sana distribusikan BBM cukup pakai angkutan darat. Di Indonesia mulai dari kapal tanker besar, ganti kapal tanker kecil, lalu pakai truk, ada yang sampai diangkut pakai perahu kecil, dinaikkan pesawat, dan sampai diangkut sama tenaga manusia," jelas Ali.

Selain itu, tambah Ali, di Indonesia harga BBM non subsidi dikenakan pajak 15% yang terdiri dari 10% Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan 5% pajak kendaraan.

"Total 15% kena pajak tiap liter BBM non subsidi termasuk Pertamax. Kalau Pertamaxnya Rp 8.000 per liter, kena pajak 15% itu sudah Rp 1.200 per liter atau harga Pertamax jadi Rp 9.200 per liter," papar Ali.

(rrd/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads