Harapan Menteri ESDM: Pertamina Jangan Tinggalkan Total di Mahakam

Harapan Menteri ESDM: Pertamina Jangan Tinggalkan Total di Mahakam

- detikFinance
Rabu, 26 Nov 2014 15:34 WIB
Harapan Menteri ESDM: Pertamina Jangan Tinggalkan Total di Mahakam
Jakarta -

Pemerintah berkomitmen memberikan hak pengelolaan mayoritas Blok Mahakam kepada PT Pertamina (Persero). Namun pemerintah ingin Total E&P Indonesie tetap digandeng bersama-sama mengelola blok yang kaya gas bumi di Kalimantan Timur. Kontrak Total di Mahakam selesai pada 2017.

"Industri migas kita tidak banyak pemain lokalnya, tidak mau berinteraksi sebagai pemain global karena butuh biaya yang besar. Kami ingin membangun nasionalisme tapi nasionalisme yang tidak sempit, dengan tetap menggandeng pihak asing," ujar Menteri ESDM Sudirman Said dalam rapat kerja dengan Komite II DPD RI, di Gedung DPD, Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2014).

Sudirman menegaskan, walau tetap menggandeng pihak asing, namun harus ada perubahan pola kemitraan dari yang awalnya konsumen menjadi rekan kerja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terhadap mitra internasional kita ubah polanya dari yang dulu customer semata menjadi rekan kerja," ucapnya.

Sudirman mencontohkan, pengelolaan Blok Mahakam walau diberikan mayoritas ke Pertamina, tetapi diharapkan Pertamina tetap menggandeng Total untuk bersama-sama mengelola Blok Mahakam. Namun dengan syarat Total dapat membawa Pertamina ke kancah internasional.

"Mahakam tidak serta merta pindah ke Pertamina kemudian Total tidak dapat apa-apa, kami mengharapkan Pertamina mengajak Total. Namun Total menggandeng Pertamina memberikan salah satu bloknya di luar negeri sehingga dapat membawa Pertamina ke dunia internasional, bukan berarti Total tetap diberikan pengelolaan Blok Mahakam tapi kita tidak dapat apa-apa (blok di luar negeri). Hal itu bisa terjadi kalau semua pihak duduk bersama-sama," tutupnya.

(rrd/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads