Demikian disampaikan oleh Sekretaris Tim Komite Reformasi Tata Kelola Migas Susyanto di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2014).
"Pak Chandra Hamzah yang mantan Wakil Ketua KPK. Kemudian Pak Teten Masduki," ungkap Susyanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Menteri hanya berikan arahan nanti," kata Susyanto.
Sebelumnya, Faisal Basri menyebut sejumlah nama untuk menjadi anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas. Sejumlah pimpinan Kementerian ESDM masih di tim ini.
"Para anggotanya sudah lengkap, tapi ada yang masih perlu dikonfirmasi lagi. Untuk ketua tim ini saya sendiri, Wakil Ketua ada dari ex officio (Plt) Dirjen Migas (Naryanto Wagimin), Sekretaris ada dari Pak Susyanto (Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM)," paparnya.
Sementara para anggota tim ini diambil dari akedemisi, PT Pertamina (Persero), serta SKK Migas.
"Anggotanya ada Pak Darmawan Prasodjo (mantan Tim Pokja Transisi Pemerintahan), Fahmi Radi dari UGM, Rofikorohim dari UI, Mas Agung Wicak dari UKP4, dari Pertamina Pak Daniel Purba yang kalau nggak salah tugasnya sekarang di Bontang, lalu Pak Parulian Sihotang dari SKK Migas," ungkapnya.
"Ada dua orang lagi yang masih harus dikonfirmasi ulang," tuturnya.
(dnl/hds)











































