"Tak hanya Pertamina yang pangkas direksi, BUMN lain juga harus dipangkas," kata Pengamat BUMN sekaligus mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, kepada detikfinance, Sabtu (29/11/2014).
Menurut Said, masih banyak perusahaan pelat merah lain yang jumlah direksinya 'gemuk'. BUMN tersebut berada di berbagai sektor usaha, seperti perbankan, telekomunikasi, listrik, penerbangan, dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Said mengatakan, makin banyaknya direksi maka semakin banyak pula biaya operasional BUMN. Selain itu akan membuat birokrasi juga menjadi panjnag dan bertele-tele.
(ang/ang)











































