"Pemerintah masih beri subsidi BBM dalam tiap liter premium, solar, dan minyak tanah," ujar Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng, ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (1/12/2014).
Andy mengatakan, berdasarkan pantauan dan hitungan Kementerian ESDM, sepanjang November 2014, harga minyak Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) rata-rata dari awal tahun US$ 92 per barel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menegaskan, dengan ICP US$ 92 per barel, pemerintah masih memberikan subsidi Rp 1.800-Rp 5.400 per liter.
"Dengan rata-rata ICP US$ 92 per barel, maka untuk bensin premium masih disubsidi Rp 1.898 per liter, untuk solar masih disubsidi Rp 3.216 per liter, dan untuk minyak tanah atau kerosine masih disubsidi Rp 5.400 per liter," tutupnya.
(rrd/dnl)











































