Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Andy Noorsaman Someng mengatakan, perusahaan asing yang memiliki SPBU di Indonesia kapok ikut jualan BBM subsidi.
"Shell, Petronas, Total dan lainnya kapok ikut distribusikan BBM subsidi, mereka takut dituduh neolib, padahal perusahaan mereka di Indonesia," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun kuota BBM subsidi yang akan dijual tahun depan adalah sekitar 48 juta kiloliter (KL). Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 juta KL akan diberikan kepada Pertamina.
(rrd/dnl)











































