"Storage ini menjadi salah satu bagian yang paling tidak nyaman dirasakan direksi sebelumnya, karena hanya cukup 18 hari. Normalnya harus 60 hari, karena itu kita harus mulai dari sekarang bangun storage," tegas Dwi di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Senin (1/12/2014).
Dwi mengatakan, saat ini Pertamina sedang dalam penyelesaian penambahan storage baru. Salah satunya ada di Pulau Sambu, Kepulauan Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menjaga ketahanan energi nasional, lanjut Dwi, peningkatan stok BBM juga meminimalkan praktik-praktik mafia migas. Dengan stok BBM yang cukup, Indonesia tidak perlu terlalu sering mengimpor BBM.
"Dengan punya cadangan BBM yang banyak, orang tidak bisa menebak kapan kita butuh impor BBM atau minyak. Sebenarnya saya juga tidak mau membahas mafia-mafiiaan. Menurut saya kalau kita ingin memberantas ini kita harus terbuka kita beli berapa, ke siapa yang mau supply," jelasnya.
(rrd/hds)











































