Dwi Soetjipto: Stok BBM Harus Ditambah Jadi 60 Hari

Dwi Soetjipto: Stok BBM Harus Ditambah Jadi 60 Hari

- detikFinance
Senin, 01 Des 2014 19:58 WIB
Dwi Soetjipto: Stok BBM Harus Ditambah Jadi 60 Hari
Dwi Soetjipto, Dirut Pertamina
Jakarta - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto ingin menambah stok Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia. Saat ini, stok BBM Indonesia adalah 18 hari, dan Dwi ingin meningkatkannya menjadi 60 hari.

"Storage ini menjadi salah satu bagian yang paling tidak nyaman dirasakan direksi sebelumnya, karena hanya cukup 18 hari. Normalnya harus 60 hari, karena itu kita harus mulai dari sekarang bangun storage," tegas Dwi di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Senin (1/12/2014).

Dwi mengatakan, saat ini Pertamina sedang dalam penyelesaian penambahan storage baru. Salah satunya ada di Pulau Sambu, Kepulauan Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Rencana kerja yang ada dalam 5 tahun ke depan, dari storage saat ini 4,35 juta KL (kiloliter) menjadi 7,79 juta KL," ucapnya.

Selain menjaga ketahanan energi nasional, lanjut Dwi, peningkatan stok BBM juga meminimalkan praktik-praktik mafia migas. Dengan stok BBM yang cukup, Indonesia tidak perlu terlalu sering mengimpor BBM.

"Dengan punya cadangan BBM yang banyak, orang tidak bisa menebak kapan kita butuh impor BBM atau minyak. Sebenarnya saya juga tidak mau membahas mafia-mafiiaan. Menurut saya kalau kita ingin memberantas ini kita harus terbuka kita beli berapa, ke siapa yang mau supply," jelasnya.

(rrd/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads