Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, jumlah direksi yang sebelumnya tidak memadai karena banyak aktivitas baru perusahaan.
"Seperti telah kami janjikan. Pak Dwi (Soetjipto, Dirut Pertamina) telah memberikan laporan dalam satu minggu ini untuk melaporkan penambahan direksi. Untuk bagaimana operasional Pertamina ke depan, apakah jumlah direksi sudah memadai untuk kinerja Pertamina," ujar Rini saat mengumumkan direksi baru Pertamina di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka dari itu akhirnya pemerintah memutuskan melakukan menambah jumlah direksi BUMN migas tersebut. Nama-nama direksi itu merupakan usulan Dwi yang sudah dikonsultasikan dengan Menteri ESDM Sudirman Said.
"Sudah dilakukan konsultasi dengan Pak Menteri ESDM dan usulan dari Pak Dwi untuk dibantu di bidang hulu dan pengolahan, sehingga sekarang total direksi jadi 7," imbuhnya.
Berikut susunan direksi baru Pertamina:
- Direktur Utama Dwi Soetjipto
- Direktur Pengolahan Rachmad Hardadi
- Direktur Hulu Samsu Alam
- Direktur SDM Dwi Wahyu Waryoto
- Direktur Energi Baru Yenni Andayani
- Direktur Keuangan Arif Budiman
- Direktur Marketing Retail Ahmad Bambang











































