"Kita sudah punya program pembangunan PLTN itu sudah 30 tahun, tapi sampai sekarang tidak terbangun," ucap Kepala BATAN Djarot Sulistio Wisnubroto di kantornya, Kuningan Barat, Jaksel, Selasa (16/12/2014).
Djarot mengatakan, mulai dari tenaga ahli hingga teknologi sudah disiapkan pemerintah, agar masyarakat yakin PLTN aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, BATAN juga sudah berpuluh tahun lamanya memiliki fasilitas reaktor nuklir di Serpong dengan kapasitas 30 megawatt (MW).
"Di fasilitas itu kita juga terapkan latihan kalau terjadi bahaya, melibatkan TNI, Polisi, para medis sampai Kopassus, kurang siap apa kita? kita itu sudah sangat-sangat siap punya PLTN tinggal kemauan saja yang belum," katanya.
Djarot menambahkan, bahkan yang lebih menyesakkan baginya, Vietnam yang baru beberapa tahun mempersiapkan program pembangunan PLTN sudah akan punya PLTN pada 2022.
"Dia kerjasama dengan Rusia, kita? Sudah 30 tahun loh nggak bangun-bangun juga," tutupnya.
(rrd/dnl)











































