JK mengatakan, tahun depan, pemerintah berencana menerapkan sistem subsidi tetap (fix subsidy) untuk tiap liter harga BBM subsidi. Sehingga, harga BBM subsidi tahun depan akan naik-turun. Jadi seperti bensin pertamax yang harganya naik-turun tergantung harga minyak dunia.
"Tahun depan, kalau keadaan sudah lebih baik, stabil, adalah yang terbaik adalah membuat harga dengan suatu subsidi yang fix, katakanlah berapa, Rp 1.000/liter atau mana pun. Sehingga nanti itu tidak perlu lagi selalu ada rapat-rapat atau keputusan yang menegangkan," tutur JK di kantor presiden, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, penurunan harga minyak dunia yang terjadi saat ini memang menguntungkan bagi pemerintah, karena subsidi menjadi turun. Namun penerimaan pemerintah dari minyak juga bakal turun.
(dnl/hds)











































