Usai rapat, awak media mengejar Bambang karena jarang-jarang Dirut Petral yang mengurus impor BBM terlihat di publik. Namun Bambang tak banyak bicara.
"Semuanya sudah disampaikan ke tim. Kami menyampaikan hal yang diminta tim. Untuk detilnya coba tanya ke tim," ujar Bambang usai rapat di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak kenapa Petral seperti tertutup?" tanya wartawan.
"Bukan begitu, ini kan semuanya ke Pak Faisal," jelas Bambang berkemeja putih.
Pada kesempatan itu, Bambang juga sempat ditanya soal wacana pembubaran Petral oleh pemerintah. Bambang tak banyak berkomentar.
"Itu kan wewenang pemerintah. Saya kan pekerja pelaksana profesional, tidak ada urusan untuk itu," ujar Bambang segera meninggalkan kerumunan wartawan.
(dnl/ang)











































