Disebut Bensin 'Kotor', Kenapa RI Masih Pertahankan BBM RON 88?

Disebut Bensin 'Kotor', Kenapa RI Masih Pertahankan BBM RON 88?

- detikFinance
Rabu, 17 Des 2014 20:33 WIB
Disebut Bensin Kotor, Kenapa RI Masih Pertahankan BBM RON 88?
Jakarta - Rapat antara Tim Komite Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi dengan PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) menguak alasan kenapa bensin RON 88 yang disebut BBM premium masih dipertahankan.

Memang alasan utamanya adalah, ada aturan di Direktorat Jenderal (Ditjen) Migas Kementerian ESDM yang mengharuskan spesifikasi RON 88 untuk BBM subsidi. Tapi kenapa?

Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Andy Noorsaman Sommeng mengatakan, aturan Dirjen Migas itu ditetapkan karena melihat kapasitas kilang di indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena ini soal kapasitas kilang kita. Kita punya 6 kilang, cuma hanya Balongan yang bisa produksi pertamax. Sisanya hanya bisa produksi premium, makanya spesifikasi dipertahankan RON 88," ujar Andy di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (17/12/2014).

Namun Andy mengakui, di Eropa dan Asia saat ini tidak ada lagi yang menggunakan bensin RON 88, karena memakai standar Euro 4.

"RON 88 itu bensin kotor," kata Andy.

Tapi, bila rencana peremajaan kilang yang dilakukan Pertamina selesai dilakukan, peningkatan spesifikasi untuk bensin subsidi akan dilakukan. "Untuk sekarang tidak mungkin ditingkatkan, karena nanti akan lebih banyak impor BBM," jelas Andy.

(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads