Salah satu contoh paling terbaru adalah PLTU Jeranjang Unit 1 dan Unit 2 dengan Kapasitas 2 x 25 MW. Sang kontraktornya kesulitan keuangan sehingga mengakibatkan krisis listrik di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sekarang, Pemerintah sedang menyusun program listrik 35.000 MW dalam 5 tahun, sebanyak di antaranya 15.000 MW dibangun pihak swasta. Adakah jaminan proyek ini selesai sesuai target?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudirman mengatakan, untuk dapat mencari para kontraktor listrik yang ideal tersebut pemerintah akan membentuk suatu badan yakni independent procurement agent untuk mencari kontraktor yang sungguh-sungguh berkomitmen membangun pembangkit listrik.
"Badan ini seperti unit yang independent dan profesional yang kemudian bisa menyisit atau menyaring berbagai hal yang sifatnya non teknis, jadi betul-betul pemilihan Independent Power Producers (IPP) atau developer itu didasari atas profesional semata," ungkapnya.
Sudirman menambahkan, PLN juga akan membentuk unit yang namanya Project Manajemen Office (PMO) untuk memonitor semua perkembangan semua projek 35.000 MW.
"Mudah-mudahan langkah-langkah ini bisa menjawab banyaknya keraguan masyarakat ke depan terkait masalah ini," tutupnya.
(rrd/ang)











































