Menteri ESDM Sudirman Said mengapresiasi 6 rekomendasi yang dikeluarkan Tim Reformasi Tata Kelola Migas terkait kebijakan BBM subsidi. Jika rekomendasi itu dilakukan, maka akan mengurangi ruang gerak mafia dan kartel minyak.
Hal tersebut ditegaskan Sudirman Said ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (22/12/2014).
"Kita apresiasi yang sudah dihasilkan tim, rekomendasi itu sejalan dengan pembentukan Tim Reformasi Tata Kelola Migas," ujar Sudirman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penghentian impor RON 88 ini akan mengurangi seminimal mungkin ruang-ruang pemburu rente (mafia). Selain itu kalau melihat pemadangan tim mengalihkan RON 88 ke RON 92 juga akan mengurangi ruang kartel minyak," tegasnya.
"Tapi implementasinya saya masih bicara ke Pertamina," tutupnya.
(rrd/dnl)











































