Dukung Impor Premium Disetop, Menteri ESDM: Mengurangi Gerak Mafia dan Kartel

Dukung Impor Premium Disetop, Menteri ESDM: Mengurangi Gerak Mafia dan Kartel

- detikFinance
Senin, 22 Des 2014 12:39 WIB
Dukung Impor Premium Disetop, Menteri ESDM: Mengurangi Gerak Mafia dan Kartel
Jakarta -

Menteri ESDM Sudirman Said mengapresiasi 6 rekomendasi yang dikeluarkan Tim Reformasi Tata Kelola Migas terkait kebijakan BBM subsidi. Jika rekomendasi itu dilakukan, maka akan mengurangi ruang gerak mafia dan kartel minyak.

Hal tersebut ditegaskan Sudirman Said ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Senin (22/12/2014).

"Kita apresiasi yang sudah dihasilkan tim, rekomendasi itu sejalan dengan pembentukan Tim Reformasi Tata Kelola Migas," ujar Sudirman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, jika salah satu rekomendasi yaitu menghentikan impor RON 88 dilakukan, dan mengganti spesifikasi BBM subsidi dengan RON 92, akan mengurangi ruang gerak pada pemburu rente dan kartel minyak.

"Penghentian impor RON 88 ini akan mengurangi seminimal mungkin ruang-ruang pemburu rente (mafia). Selain itu kalau melihat pemadangan tim mengalihkan RON 88 ke RON 92 juga akan mengurangi ruang kartel minyak," tegasnya.

"Tapi implementasinya saya masih bicara ke Pertamina," tutupnya.

(rrd/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads