"Mereka bicara tentang kapasitas listrik nuklir. Tapi saya bilang itu masih jauh, kita belum pikirkan hal tersebut," ungkap Sofyan di kantornya, Jakarta, Senin (22/12/2014).
Sofyan menerima paparan dari pihak Rusia terkait teknologi nuklir. Disampaikan bahwa Rusia punya teknologi yang paling canggih di dunia dan sudah kerja sama dengan banyak negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari program 35.000 MW, kita menganggap batu bara, gas, geotermal, mini hydro, dan lain-lain itu yang paling cepat dan tidak kontroversial. Sedangkan nuklir, tentunya kita harus melakukan studi lebih lanjut untuk masalah itu," sebutnya.
(mkl/hds)











































