Rusia Mau Bangun Pembangkit Listrik Nuklir di Batam, Menko Sofyan: Masih Jauh

Rusia Mau Bangun Pembangkit Listrik Nuklir di Batam, Menko Sofyan: Masih Jauh

- detikFinance
Senin, 22 Des 2014 14:19 WIB
Rusia Mau Bangun Pembangkit Listrik Nuklir di Batam, Menko Sofyan: Masih Jauh
Sofyan Djalil, Menko Perekonomian
Jakarta - Menko Perekonomian Sofyan Djalil baru saja bertemu dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Yurievich Galuzin. Dalam pertemuan singkat tersebut, Rusia menawarkan pengembangan teknologi nuklir di Indonesia.

"Mereka bicara tentang kapasitas listrik nuklir. Tapi saya bilang itu masih jauh, kita belum pikirkan hal tersebut," ungkap Sofyan di kantornya, Jakarta, Senin (22/12/2014).

Sofyan menerima paparan dari pihak Rusia terkait teknologi nuklir. Disampaikan bahwa Rusia punya teknologi yang paling canggih di dunia dan sudah kerja sama dengan banyak negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Sofyan mengatakan teknologi nuklir merupakan pilihan terakhir bagi Indonesia. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang punya target membangun pembangkit listrik berkapasitas 35.000 MW, tetapi tidak ada yang bertenaga nuklir.

"Dari program 35.000 MW, kita menganggap batu bara, gas, geotermal, mini hydro, dan lain-lain itu yang paling cepat dan tidak kontroversial. Sedangkan nuklir, tentunya kita harus melakukan studi lebih lanjut untuk masalah itu," sebutnya.

(mkl/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads