Bank Dunia, ADB, Hingga Jepang Ngebet Danai Proyek PLN

Bank Dunia, ADB, Hingga Jepang Ngebet Danai Proyek PLN

- detikFinance
Selasa, 23 Des 2014 21:02 WIB
Bank Dunia, ADB, Hingga Jepang Ngebet Danai Proyek PLN
Jakarta - Lembaga-lembaga pembiayaan asing saat ini sangat ingin memberikan pinjaman kepada PT PLN (Persero) untuk membiayai berbagai proyek. Mulai dari transmisi hingga pembangkit.

"Agen-agen pembangunan luar negeri seperti World Bank, Japan International Cooperation Agency (JICA), Bank Pembangunan Asia (ADB) dan lainnya sangat ingin membiayai proyek-proyek PLN. Bahkan siap mengalokasikan dana lebih besar dari sebelumnya," ungkap Direktur PLN Murtaqi Syamsuddin saat ditemui di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (23/12/2014).

Murtaqi mengatakan, pinjaman dari lembaga keuangan asing ini memang sangat dibutuhkan oleh PLN. Investasi PLN dari tahun ke tahun terus meningkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sumber daya dari agen pembangunan ini sangat ideal bagi proyek-proyek PLN. Rata-rata proyek PLN adalah jangka panjang, apalagi mereka memberikan tenor yang cukup lama, lebih dari 20 tahun, dengan rate yang sangat rendah," jelasnya.

Murtaqi menambahkan, jika mengandalkan pembiayaan dari lembaga keuangan dalam negeri atau bank dalam negeri, dinilai belum cukup. PLN membutuhkan dana yang cukup besar untuk menyalurkan listrik lebih banyak ke masyarakat seiring peningkatan konsumsi listrik.

"Kalau hanya dari dalam negeri tidak cukup. Kita butuh banyak dana untuk bangun pembangkit listrik, transmisi, distribusi, dan lainnya. Dana investasi dari uang PLN sendiri saja tahun 2014 mencapai Rp 50 triliun, itu besar sekali," tuturnya.

(rrd/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads