Hapus Subsidi Bensin Premium, Negara Hemat Rp 120 Triliun

Hapus Subsidi Bensin Premium, Negara Hemat Rp 120 Triliun

- detikFinance
Senin, 29 Des 2014 09:42 WIB
Hapus Subsidi Bensin Premium, Negara Hemat Rp 120 Triliun
Jakarta - Pemerintah berencana untuk menghapus subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis RON 88 alias Premium. Kebijakan ini diyakini bisa menghemat sampai Rp 120 triliun.

"Lumayan yang bisa dihemat. Kalau itu dilepas (Premium ke harga pasar), maka bisa hemat Rp 120 triliun," ungkap Menteri ESDM Sudirman Said ketika ditemui detikFinance di kediaman pribadinya, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (28/12/2014).

Ia menegaskan, dengan penghematan Rp 120 triliun tersebut, pemerintah akan mengalihkannya ke sektor produktif seperti pembangunan infrastruktur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penghematannya didorong ke arah yang produktif seperti pembangunan infrastruktur, irigasi, membantu petani dan nelayan. Sedangkan masyarakat yang mampu didorong untuk memikul beban rill," kata Sudirman.

Sudirman menegaskan, pemerintah tidak akan melanggar aturan ketika menghapus subsidi untuk bensin Premium. Sebab, pemerintah masih akan memberi subsidi kepada BBM diesel atau Solar, yang kemungkinan sebesar Rp 1.000/liter.

"Tinggal diskusinya ke DPR soal penghematan dialokasikan dananya untuk apa saja. Rencananya pembahasan APBN-Perubahan 2015 pada awal Januari mendatang," tutur Sudirman.

(rrd/hds)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads