Mengutip data Reuters, Selasa (30/12/2014), harga minyak jenis Light Crude untuk pengiriman Januari 2015 adalah US$ 55,14/barel. Sementara harga minyak jenis Brent adalah US$ 62,15/barel.
Sudirman Said, Menteri ESDM, mengatakan penurunan harga minyak dunia menyebabkan harga BBM juga turun. Bahkan untuk BBM jenis RON 88 alias Premium, saat ini pemerintah mendapat keuntungan dengan menjualnya di harga Rp 8.500/liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau sekarang untung, lanjut Sudirman, tapi secara keseluruhan dalam setahun ini pemerintah masih nombok subsidi BBM karena harga rata-rata minyak mentah masih tinggi bila dihitung sepanjang tahun .
"Secara keseluruhan net-nya dalam setahun belum untung, karena lebih banyak subsidi," katanya.
Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng menyebutkan, saat ini harga keekonomian Premium adalah Rp 8.000/liter. Artinya, pemerintah mendapat untung Rp 500/liter.
"Kalau minggu lalu, harga keekonomian Premium Rp 8.000/liter. Jadi kalau dicabut subsidinya, kemungkinan harganya langsung turun," tutur Andy.
(hds/hen)











































