"Besok ya. Jam 9 pagi di kantor saya," kata Sofyan saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Sebelumnya, Sofyan tidak menutup kemungkinan adanya penurunan harga BBM bersubsidi yang baru dinaikkan pada 18 November lalu. Penurunan harga BBM merespons harga minyak dunia yang anjlok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, lanjut Sofyan, belum tentu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengumumkan kebijakan ini. Sebagai informasi, Jokowi sendiri yang memberi pengumuman kala pemerintah menaikkan harga BBM sebesar Rp 2.000/liter.
"Prinsip Pak Presiden adalah, yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan tidak memberikan beban, maka presiden tampil sebagai penanggungjawabnya. Tapi kalau berita baiknya ada penurunan harga, ya tidak harus presiden yang mengumumkan," jelas Sofyan.
(hds/hds)











































