Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pertamina, mengatakan pihaknya punya 5 fokus kerja pada 2015. Berikut adalah 5 fokus tersebut, yang dipaparkan di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (31/12/2014):
1. Percepatan pengembangan bisnis hulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita berharap pemerintah memberikan blok yang kontraknya telah habis ke Pertamina," jelas Dwi.
2. Efisiensi.
Pertamina akan fokus ke 4 area yaitu:
- Reposisi Petral dengan memindahkannya ke Pertamina lewat aktifkan kembali Integrated Supply Chain (ISC).
- Membenahi Petral dengan penyegaran pengurus manajemen di Petral. "Kita akan diskusi dengan manajemen baru untuk bisa merancang reposisi Petral dan mendorong menjadi real international trading," tutur Dwi.
- Sinergi program sentralisasi terhadap pengadaan yang sifatnya strategis dan meningkakan efisiensi.
- Efisiensi pengolahan, terutama kilang-kilang sehingga memperbaiki kompleksitas dan fokus menyiapkan produksi RON 92 di masa datang.
Peningkatan storage, efisiensi penjualan di retail market dapat memperpendek supply chain ke end user, serta peningkatan kapasitas kilang. Secara keseluruhan bagaimana menjamin security.
4. Daya saing ritel.
Pada 2015, Pertamina perkuat jaringan ritel. Hal ini terkait perbedaan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) subsidi non subsidi lebih dekat dan banyak tidak disubsidi, maka Pertamina harus siap menghadapi persaingan.
5. Fokus di struktur keuangan.
Mengupayakan pengembalian piutang-piutang Pertamina yang ada di pemerintah, PLN. Harapannya Pertamina bisa lebih baik merencanakan kerjanya.
(hds/hen)











































