Pertamina Butuh Waktu 5 Tahun untuk 100% Produksi RON 92 Sendiri

Pertamina Butuh Waktu 5 Tahun untuk 100% Produksi RON 92 Sendiri

- detikFinance
Rabu, 31 Des 2014 16:21 WIB
Pertamina Butuh Waktu 5 Tahun untuk 100% Produksi RON 92 Sendiri
Jakarta - Pemerintah memberikan batas waktu paling lambat 2 tahun agar Indonesia tidak lagi menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) RON 88 alias Premium dan menggantikannya dengan BBM berkualitas lebih baik seperti RON 92 atau Pertamax. Namun, PT Pertamina (Persero) butuh 5 tahun untuk bisa memproduksi 100% kebutuhan RON 92 di dalam negeri.

"Pemerintah meminta waktu kepada Pertamina paling lambat 2 tahun agar kilang kita produksi seluruhnya RON 92," ucap Direktur Pengolahan Pertamina Rachmad Hardadi di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Namun, Rachmad mengatakan pada 10 Desember 2014 Pertamina baru saja menandatangani kerja sama dengan beberapa perusahaan untuk meningkatkan keandalan dan kemampuan kapasitas kilang. Butuh waktu agar kilang-kilang Pertamina mampu memproduksi Pertamax lebih banyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dibutuhkan waktu hingga 5 tahun untuk menyelesaikan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) ini. Sehingga dalam 5 tahun ke depan, selain kapasitas kilang kita naik dari 1 juta menjadi 1,6 juta barel, dapat memproduksi 100% atau benar-benar mandiri RON 92. Tidak lagi produksi RON 88," ungkap Rachmad.

"Tetapi karena kami diberi waktu 2 tahun, kami akan mengoptimalkan unit-unit produksi HOMC (High Octane Mogas Component) sehingga dapat meningkatkan produksi RON 92 Pertamina," tutupnya.

(rrd/hds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads